Fungsi LOOKUP
(VLOOKUP & HLOOKUP)
Prologue…
Terkadang dalam mencari suatu nilai dari data yang memiliki syarat mengharuskan kita menggunakan formula sebuah fungsi. Dan fungsi yang biasa kita pakai yaitu fungsi IF, namun bagaimana jika data yang akan kita ambil memiliki syarat yang banyak ? Tentu saja rumus fungsi yang harus digunakan bisa menjadi panjang.
Namun ada rumus fungsi alternatif lain yang bisa menggantikan fungsi IF, jika data tersebut bersyarat banyak. Fungsi itu disebut dengan fungsi LOOKUP. Dengan fungsi ini kita dapat mencari nilai data dengan rumus fungsi yang relatif pendek dan dapat digunakan sebagai alternatif pengganti fungsi IF.
Berikut ini penjelasan tentang fungsi LOOKUP…!!!
Apa itu fungsi LOOKUP ???
Fungsi Lookup merupakan sebuah fungsi untuk mendapatkan nilai dari referensi data tabel lain yang sudah ada.
Terdapat dua macam fungsi lookup :
1. Fungsi VLOOKUP digunakan untuk mencari suatu nilai data dari tabel referensi yang disusun secara vertikal, sehingga pencarian nilai ditentukan berdasarkan kolom
2. Fungsi HLOOKUP digunakan untuk mencari suatu nilai data dari tabel referensi yang disusun secara horizontal, sehingga pencarian nilai ditentukan berdasarkan baris
Rumus Umum dari Fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP :
=VLOOKUP(lookup_value;table_array;col_index_number;[range_lookup])
=VLOOKUP(Kriteria; Tabel_Rujukan; No_Kolom_Tabel_Rujukan; Rangelookup)
=HLOOKUP(Kriteria; Tabel_Rujukan; No_Baris_Tabel_Rujukan; Rangelookup)
=HLOOKUP(lookup_value;table_array;row_index_number;[range_lookup])
Keterangan Rumus :
Lookup_value/kriteria
Merupakan sel acuan yang digunakan sebagai penghubung antar tabel
Table_array/Tabel_rujukan
Range Data/Tabel referensi yang akan digunakan datanya untuk diambil. Range data / Tabel tersebut dapat dimutlakkan(absolute) dengan memberi tanda $ pada nama Range data atau dengan menekan tombil F4. Hal ini bertujuan agar range data/tabel tidak berubah ketika rumus fungsi dicopy.
Col_index_number/No_kolom_tabel_rujukan
Posisi kolom data yang akan diambil (pada fungsi VLOOKUP)
Row_index_number/No_baris_tabel_rujukan
Posisi baris data yang akan diambil (pada fungsi HLOOKUP)
Range-lookup
Dapat diisi dengan menambahkan fungsi FALSE Hal ini bertujuan untuk memperkecil kesalahan/error yang terjadi
Bagaimana Menerapkan Fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP?
Penggunaan Rumus Fungsi VLOOKUP
Pada gambar di atas terdapat tabel DAFTAR NILAI SISWA, untuk mengisi kolom PELAJARAN kita dapat menggunakan rumus fungsi VLOOKUP dari TABEL PELAJARAN yang ada di bawah tabel DAFTAR NILAI.
Maka kita menuliskan rumus di sel D4 :
=VLOOKUP(C4;$B$11:$C$14;2;FALSE)
Maka kita akan mendapatkan hasil :
Penggunaan Rumus Fungsi HLOOKUP
Untuk mengisi Kolom NILAI, kita dapat mengambil data NILAI dari TABEL NILAI yang ada di bawah tabel PELAJARAN dengan menggunakan rumus fungsi HLOOKUP
Kita dapat menuliskan rumus di sel E4: =HLOOKUP(C4;$C$16:$F$17;2;FALSE)
Maka kita akan mendapatkan hasil :
Semoga tulisan ini dapat membantu memahami dan menggunakan fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP dalam pengolahan data Microsoft Excel.
SELAMAT MENCOBA….!!!!
GOOD LUCK….







0 komentar:
Posting Komentar